rajabacklink
Mengenal Sri Rejeki, Tanaman Hias yang Mengandung Racun Mematikan

Mengenal Sri Rejeki, Tanaman Hias yang Mengandung Racun Mematikan

23 Mei 2020
2167x

Mengisi halaman rumah dengan beberapa tanaman hias tentunya akan meningkatkan keindahan dan kesegaran lingkungan tempat tinggal.

Walau demikian, Anda mesti tetap selektif dalam memilih tanaman hias yang akan diletakkan di lingkungan hunian. Agar jangan tanaman hias yang Anda pelihara malah akan menimbulkan permasalahan negatif untuk penghuninya, seperti tanaman Sri Rejeki umpamanya.

Walaupun nampak menawan di luar, tetapi tanaman yang mempunyai nama Latin Aglaonema ini malah bisa jadi bahaya bila memang tidak terencana dikonsumsi oleh anak-anak kita di rumah.

Tanaman ini memiliki kandungan Kristal Oksalat, dimana kandungan ini adalah salah satu toksin yang amat membahayakan untuk tubuh.

Berdasarakan laman Cuisineandhealth, tanaman yang memiliki kandungan Kalsium Oksalat ini pada dosis khusus dapat menimbulkan kematian.

Tetapi, permasalahan kematian yang disebabkan tanaman sangat jarang teralami sebab masalah itu mesti menurut dosis khusus.

Kemungkinan besar kejadian yang tercemar Kristal Oksalat maka cuma akan berakibat pada kerusakan mekanis kulit seperi memar, perih atau gatal.

 

Baca Juga:
business

Tak Perlu Modal Besar untuk Cerdas Digital: Tips Monitoring UMKM Sederhana

Bisnis

25 Apr 2025 | 444

Hal Ini Tidak akan Dilakukan Pria yang Tulus Mencintaimu

Hal Ini Tidak akan Dilakukan Pria yang Tulus Mencintaimu

Gaya Hidup

15 Maret 2023 | 958

Kecuali Meningkatkan Kesuburan, Inilah 4 Manfaat Buah Zuriat

Kecuali Meningkatkan Kesuburan, Inilah 4 Manfaat Buah Zuriat

Herbal

19 Mei 2020 | 2336

Cara Mengoptimalkan Media Sosial untuk Branding Bisnis di Era Digital 2026

Cara Mengoptimalkan Media Sosial untuk Branding Bisnis di Era Digital 2026

Tips

3 Jan 2026 | 199

Sikap Manis yang Dilakukan Pria Jika Dia Tulus Padamu

Sikap Manis yang Dilakukan Pria Jika Dia Tulus Padamu

Tips

29 Jun 2022 | 1211

Meningkatkan Kepercayaan Publik

Meningkatkan Partisipasi Publik untuk Membangun Kepercayaan terhadap Kebijakan Ekonomi

Bisnis

28 Feb 2025 | 524