RajaKomen
Mengenal Sri Rejeki, Tanaman Hias yang Mengandung Racun Mematikan

Mengenal Sri Rejeki, Tanaman Hias yang Mengandung Racun Mematikan

23 Mei 2020
2578x

Mengisi halaman rumah dengan beberapa tanaman hias tentunya akan meningkatkan keindahan dan kesegaran lingkungan tempat tinggal.

Walau demikian, Anda mesti tetap selektif dalam memilih tanaman hias yang akan diletakkan di lingkungan hunian. Agar jangan tanaman hias yang Anda pelihara malah akan menimbulkan permasalahan negatif untuk penghuninya, seperti tanaman Sri Rejeki umpamanya.

Walaupun nampak menawan di luar, tetapi tanaman yang mempunyai nama Latin Aglaonema ini malah bisa jadi bahaya bila memang tidak terencana dikonsumsi oleh anak-anak kita di rumah.

Tanaman ini memiliki kandungan Kristal Oksalat, dimana kandungan ini adalah salah satu toksin yang amat membahayakan untuk tubuh.

Berdasarakan laman Cuisineandhealth, tanaman yang memiliki kandungan Kalsium Oksalat ini pada dosis khusus dapat menimbulkan kematian.

Tetapi, permasalahan kematian yang disebabkan tanaman sangat jarang teralami sebab masalah itu mesti menurut dosis khusus.

Kemungkinan besar kejadian yang tercemar Kristal Oksalat maka cuma akan berakibat pada kerusakan mekanis kulit seperi memar, perih atau gatal.

 

Baca Juga:
Inilah Teknik Backlink Yang Tepat Untuk Meningkatkan Trafik

Inilah Teknik Backlink Yang Tepat Untuk Meningkatkan Trafik

Tips

29 Jun 2024 | 754

Strategi Pemasaran Lewat Internet yang Paling Efektif

Strategi Pemasaran Lewat Internet yang Paling Efektif

Tips

1 Okt 2018 | 2723

Jasa Viral Marketing Meningkatkan Penjualan dan Omzet

Strategi Konten Viral: Bagaimana Jasa Viral Marketing Bekerja?

Bisnis

24 Maret 2025 | 665

Opini Publik

Siapa Menguasai Informasi, Menguasai Opini Publik

Bisnis

16 Maret 2025 | 718

Pengalaman Mengikuti Ujian IPB: Bagaimana Menghadapi Soal Tak Terduga

Pengalaman Mengikuti Ujian IPB: Bagaimana Menghadapi Soal Tak Terduga

Pendidikan

13 Apr 2025 | 478

Bentuk Kampanye Pilkada yang Dilarang di Tengah Pandemi?

Bentuk Kampanye Pilkada yang Dilarang di Tengah Pandemi?

Politik

29 Jun 2024 | 1119