Tryout.id
Penghinaan Jozeph Paul Zhang Memicu Kerusuhan

Penghinaan Jozeph Paul Zhang Memicu Kerusuhan

5 Mei 2021
1714x

Pendeta Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoeljono bebas melakukan penghinaan melalui akun youtubenya, setiap minggu dilakukan 2x, berbicara dengan pendukungnya, penghina agama Islam lainnya.

Polri mampu memindahkan akun front TV milik FPI supaya tidak bisa dilihat oleh masyarakat Indonesia, tetapi akun Jozeph Paul Zhang dibiarkan makin menjadi-jadi. Apakah Polri sengaja membiarkan akun Jozeph Paul Zhang agar menghina agama Islam, agar terjadi kerusuhan antar umat beragama?

Statemen pendeta Jozeph Paul Zhang yang kontroversi adalah:

1. LGBT dibolehkan, karena tidak merugikan siapapun.
2. PKI hanya membunuh 500 kiyai NU, tapi TNI membunuh jutaan pendukung PKI.
3. Nabi Muhammad disebut nabi palsu
4. Allah dikurung di Kabah
5. Nabi Muhammad dan Allah SWT masuk neraka.

Mungkin merasa bebas, jadi makin menjadi-jadi, setiap live di youtube dikunjungi oleh pendukung anti Islam juga, mereka memberi dukungan dengan jelas, untuk Pendeta Paul Zhang lebih berani lagi.

Kepolisian RI sepertinya tidak berkutik atau tidak mau mengajukan proses seperti pernah dilakukan ke Front TV supaya tidak bisa dilihat oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga:
Facebook

Akun Facebook Bukan Konsumsi Publik—Ini Cara Membatasi Aksesnya

Gadget

15 Apr 2025 | 422

Google

Target Skor Tryout POLRI Skor Tertinggi untuk Lolos Seleksi 2026

Pendidikan

6 Mei 2025 | 180

Google

Mengapa Bisnis Perlu Jasa SEO Profesional Untuk Bersaing di Google?

Bisnis

26 Maret 2025 | 366

Jenderal Dudung Abdurachman, Pemimpin Tegas Dengan Hati Nurani

Jenderal Dudung Abdurachman, Pemimpin Tegas Dengan Hati Nurani

Politik

15 Agu 2025 | 236

Rahasa Tambah Like Youtube Pakai Jasa Like

Jasa Like YouTube Premium, Aman untuk Monetisasi dan Brand Deals!

Bisnis

25 Maret 2025 | 350

Dapatkan Mobil Impian Anda di Garasi.id dengan Proses Lebih Mudah dan Cepat

Dapatkan Mobil Impian Anda di Garasi.id dengan Proses Lebih Mudah dan Cepat

Tips

16 Maret 2020 | 2000