rajabacklink
Penghinaan Jozeph Paul Zhang Memicu Kerusuhan

Penghinaan Jozeph Paul Zhang Memicu Kerusuhan

5 Mei 2021
2190x

Pendeta Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoeljono bebas melakukan penghinaan melalui akun youtubenya, setiap minggu dilakukan 2x, berbicara dengan pendukungnya, penghina agama Islam lainnya.

Polri mampu memindahkan akun front TV milik FPI supaya tidak bisa dilihat oleh masyarakat Indonesia, tetapi akun Jozeph Paul Zhang dibiarkan makin menjadi-jadi. Apakah Polri sengaja membiarkan akun Jozeph Paul Zhang agar menghina agama Islam, agar terjadi kerusuhan antar umat beragama?

Statemen pendeta Jozeph Paul Zhang yang kontroversi adalah:

1. LGBT dibolehkan, karena tidak merugikan siapapun.
2. PKI hanya membunuh 500 kiyai NU, tapi TNI membunuh jutaan pendukung PKI.
3. Nabi Muhammad disebut nabi palsu
4. Allah dikurung di Kabah
5. Nabi Muhammad dan Allah SWT masuk neraka.

Mungkin merasa bebas, jadi makin menjadi-jadi, setiap live di youtube dikunjungi oleh pendukung anti Islam juga, mereka memberi dukungan dengan jelas, untuk Pendeta Paul Zhang lebih berani lagi.

Kepolisian RI sepertinya tidak berkutik atau tidak mau mengajukan proses seperti pernah dilakukan ke Front TV supaya tidak bisa dilihat oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga:
Google

Beasiswa UGM dan Peluang Karier Setelah Lulus

Pendidikan

5 Apr 2025 | 714

Strategi meningkatkan engagement menggunakan jasa buzzer

Keuntungan Menggunakan Jasa Buzzer Instagram untuk Bisnis dan Personal Branding

Bisnis

25 Maret 2025 | 720

Tryout Online Pencitraan Radiografi Dasar: Persiapan yang Efektif untuk Masa Depan Anda

Tryout Online Pencitraan Radiografi Dasar: Persiapan yang Efektif untuk Masa Depan Anda

Pendidikan

20 Jun 2025 | 555

Media Monitoring

Peran Monitoring Sosial Media dalam Industri Kosmetik

Bisnis

17 Maret 2025 | 985

Teknik Branding Modern dengan Pendekatan Hyper-Personalization untuk Meningkatkan Relevansi dan Daya Saing Brand di Era Digital

Teknik Branding Modern dengan Pendekatan Hyper-Personalization untuk Meningkatkan Relevansi dan Daya Saing Brand di Era Digital

Tips

27 Mei 2026 | 214

Menyikapi Janji Prabowo Memperkuat KPK, Berapa Persen Publik akan Percaya?

Menyikapi Janji Prabowo Memperkuat KPK, Berapa Persen Publik akan Percaya?

Politik

13 Feb 2024 | 1121