rajabacklink
Penghinaan Jozeph Paul Zhang Memicu Kerusuhan

Penghinaan Jozeph Paul Zhang Memicu Kerusuhan

5 Mei 2021
1953x

Pendeta Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoeljono bebas melakukan penghinaan melalui akun youtubenya, setiap minggu dilakukan 2x, berbicara dengan pendukungnya, penghina agama Islam lainnya.

Polri mampu memindahkan akun front TV milik FPI supaya tidak bisa dilihat oleh masyarakat Indonesia, tetapi akun Jozeph Paul Zhang dibiarkan makin menjadi-jadi. Apakah Polri sengaja membiarkan akun Jozeph Paul Zhang agar menghina agama Islam, agar terjadi kerusuhan antar umat beragama?

Statemen pendeta Jozeph Paul Zhang yang kontroversi adalah:

1. LGBT dibolehkan, karena tidak merugikan siapapun.
2. PKI hanya membunuh 500 kiyai NU, tapi TNI membunuh jutaan pendukung PKI.
3. Nabi Muhammad disebut nabi palsu
4. Allah dikurung di Kabah
5. Nabi Muhammad dan Allah SWT masuk neraka.

Mungkin merasa bebas, jadi makin menjadi-jadi, setiap live di youtube dikunjungi oleh pendukung anti Islam juga, mereka memberi dukungan dengan jelas, untuk Pendeta Paul Zhang lebih berani lagi.

Kepolisian RI sepertinya tidak berkutik atau tidak mau mengajukan proses seperti pernah dilakukan ke Front TV supaya tidak bisa dilihat oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga:
Facebook

Tips Cepat Dapat Centang Biru Facebook yang Terbukti Berhasil

Bisnis

8 Apr 2025 | 437

Rahasia Konten TikTok Viral FYP Meningkatkan View

Cara Cepat Naikin Followers TikTok dengan Konten Viral

Bisnis

25 Maret 2025 | 660

Manfaat Membangun Brand Awareness Bagi Perusahaan

Manfaat Membangun Brand Awareness Bagi Perusahaan

Pendidikan

16 Jun 2024 | 859

Analisis Kelompok Soal UTUL UGM Tryout.id sebagai Pendekatan Pembelajaran Reflektif

Analisis Kelompok Soal UTUL UGM Tryout.id sebagai Pendekatan Pembelajaran Reflektif

Pendidikan

20 Des 2025 | 185

Google

Sistem Penilaian CASN: Perspektif Peserta Seleksi dan Pengambil Kebijakan

Pendidikan

12 Apr 2025 | 508

Buah-buahan yang Mengandung Indeks Glikemik Tinggi

Buah-buahan yang Mengandung Indeks Glikemik Tinggi

Gaya Hidup

7 Okt 2020 | 2156