

Kalau kamu sedang mempertimbangkan pilih jurusan Bisnis Digital sebelum kuliah, jangan cuma melihat namanya yang terdengar kekinian. Ada beberapa hal yang sebaiknya kamu pahami supaya pilihan jurusan benar-benar sesuai dengan minat dan rencana kamu. Bisnis Digital memang dekat dengan teknologi, tetapi di dalamnya juga ada banyak pembahasan tentang bisnis, pemasaran, data, sampai pengembangan usaha.
Hal pertama yang perlu kamu cek adalah materi kuliahnya. Jangan sampai memilih jurusan hanya karena mendengar bahwa Bisnis Digital sedang menarik, tetapi belum tahu sebenarnya belajar apa.
Bisnis Digital memadukan pengetahuan bisnis dengan teknologi. Kamu bisa bertemu dengan materi seperti pemasaran digital, e-commerce, analisis data, teknologi informasi, manajemen, dan kewirausahaan.
Cakupannya cukup luas karena dunia bisnis sekarang juga sudah semakin terhubung dengan teknologi. Jadi, sebelum mendaftar, coba lihat apakah materi tersebut memang membuat kamu penasaran.
Walaupun ada kata “digital”, bisnis tetap menjadi bagian utama dari jurusan ini. Kamu tetap akan belajar tentang konsumen, pasar, pemasaran, pengelolaan usaha, dan cara mengembangkan sebuah bisnis.
Tidak harus sudah punya usaha sendiri untuk masuk jurusan ini. Namun, setidaknya kamu punya rasa penasaran terhadap cara sebuah bisnis bekerja.
Misalnya, kamu suka memperhatikan kenapa sebuah brand bisa ramai, bagaimana sebuah produk mendapatkan pelanggan, atau kenapa orang memilih satu produk dibandingkan produk lainnya.
Rasa penasaran seperti itu bisa menjadi modal yang bagus untuk belajar lebih jauh.
Banyak calon mahasiswa mungkin langsung berpikir bahwa masuk Bisnis Digital berarti harus jago pemrograman. Padahal, kamu tidak perlu sudah menguasai coding sebelum masuk kuliah.
Teknologi memang menjadi bagian dari pembelajaran, tetapi fokus Bisnis Digital bukan hanya membuat program.
Kamu akan belajar bagaimana teknologi digunakan untuk mendukung kebutuhan bisnis. Misalnya, bagaimana website digunakan sebagai media bisnis atau bagaimana data digital dapat membantu perusahaan memahami pelanggan.
Kalau belum punya kemampuan teknis, tidak perlu khawatir. Kemampuan tersebut bisa dipelajari secara bertahap selama kuliah.
Coba tanyakan kepada diri sendiri, apakah kamu tertarik dengan perkembangan teknologi?
Tidak harus selalu mengikuti semua tren. Tapi kalau kamu suka mencoba platform baru, penasaran dengan cara kerja aplikasi, tertarik dengan media sosial, atau ingin tahu bagaimana bisnis berjalan di internet, mungkin ada banyak hal yang bisa kamu eksplorasi.
Dunia digital juga berubah cukup cepat. Karena itu, mahasiswa perlu punya kemauan untuk terus belajar.
Kalau kamu memang tidak tertarik sama sekali dengan teknologi, sebaiknya pelajari lagi isi jurusan sebelum membuat keputusan.
Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah peluang bidang kerja setelah lulus. Bukan berarti kamu harus langsung menentukan pekerjaan impian, tetapi mengetahui pilihannya bisa membantu membuat gambaran.
Lulusan Bisnis Digital dapat mengeksplorasi digital marketing, e-commerce, business development, business analyst, product management, maupun kewirausahaan.
Pilihan tersebut bisa berbeda-beda tergantung skill yang kamu kembangkan selama kuliah.
Misalnya, kamu suka kreativitas dan komunikasi. Digital marketing mungkin bisa menjadi bidang yang menarik. Kalau lebih suka data dan analisis, business analyst bisa menjadi salah satu pilihan.
Kalau sudah memilih jurusan, jangan berpikir bahwa semua kemampuan akan otomatis didapat hanya dari duduk di kelas.
Pengalaman tambahan juga penting. Kamu bisa mengikuti organisasi, proyek, magang, kompetisi, atau mencoba membuat proyek pribadi.
Misalnya, kalau tertarik digital marketing, kamu bisa mencoba membuat kampanye sederhana. Kalau suka bisnis, kamu bisa mencoba menjalankan usaha kecil. Kalau tertarik data, kamu bisa berlatih menganalisis informasi sederhana.
Pengalaman seperti ini bisa membantu kamu memahami teori sekaligus membangun portofolio.
Setelah yakin dengan jurusannya, jangan lupa melihat kampus yang ingin dipilih. Setiap kampus bisa memiliki lingkungan belajar dan pengalaman perkuliahan yang berbeda.
Coba cari informasi mengenai program studi, materi pembelajaran, lingkungan kampus, kegiatan mahasiswa, serta kesempatan untuk mengembangkan pengalaman.
Ma’soem University memiliki Program Studi Bisnis Digital di lingkungan Fakultas Komputer. Bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan perpaduan bisnis dan teknologi, program ini bisa menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan.
Sebelum mendaftar, kamu bisa mencari informasi lebih lengkap agar tahu seperti apa bidang yang akan dipelajari selama kuliah.
Bisnis Digital memang terdengar relevan dengan perkembangan zaman. Tapi memilih jurusan sebaiknya tidak hanya karena sedang populer.
Coba pikirkan apakah kamu benar-benar tertarik dengan materi yang akan dipelajari. Bayangkan juga apakah kamu nyaman belajar tentang bisnis, teknologi, data, pemasaran, dan berbagai bidang yang berhubungan dengan dunia digital.
Kalau jawabannya cukup positif, kamu bisa mencari informasi lebih jauh.
Sebaliknya, kalau hanya tertarik karena melihat banyak orang memilih jurusan tersebut, sebaiknya jangan terburu-buru.
Setiap orang punya cara belajar yang berbeda. Ada yang lebih suka membaca teori, ada yang senang mengerjakan proyek, dan ada juga yang lebih menikmati diskusi serta praktik.
Dalam Bisnis Digital, kamu kemungkinan akan bertemu dengan berbagai bentuk kegiatan pembelajaran. Tugas, presentasi, diskusi, proyek, dan kerja kelompok bisa menjadi bagian dari pengalaman kuliah.
Kalau kamu termasuk orang yang suka mencoba sesuatu secara langsung, kegiatan berbasis proyek bisa menjadi pengalaman yang menarik.
Teknologi tidak berhenti berkembang setelah kamu lulus kuliah. Justru setelah masuk dunia kerja, kamu mungkin akan bertemu dengan berbagai teknologi dan platform baru.
Karena itu, kemampuan belajar hal baru menjadi salah satu hal yang penting.
Tidak perlu merasa harus mengetahui semua tren. Cukup biasakan diri untuk terbuka terhadap perubahan dan mau mempelajari sesuatu yang memang relevan dengan bidang yang kamu tekuni.
Sikap tersebut bisa membantu ketika menghadapi perubahan di dunia bisnis maupun teknologi.
Selain kemampuan yang berhubungan dengan bisnis dan teknologi, soft skill juga perlu diperhatikan.
Kemampuan komunikasi, kerja sama, kreativitas, problem solving, dan manajemen waktu bisa membantu ketika mengerjakan tugas maupun proyek.
Skill tersebut juga akan berguna setelah masuk dunia kerja. Hampir semua pekerjaan membutuhkan kemampuan berkomunikasi dan bekerja dengan orang lain.
Jadi, selama kuliah jangan hanya fokus mengembangkan skill teknis.
Kalau sudah punya bidang yang ingin dipelajari, kamu bisa mulai membangun portofolio secara bertahap.
Tidak harus membuat sesuatu yang besar. Proyek sederhana pun bisa menjadi awal.
Misalnya, membuat konsep bisnis, mengelola akun media sosial, membuat analisis sederhana, atau mengembangkan ide produk digital.
Portofolio seperti ini bisa membantu kamu melihat perkembangan kemampuan sendiri. Nantinya, hasil tersebut juga dapat digunakan ketika mencari magang atau pekerjaan.
Pada akhirnya, memilih jurusan bukan tentang mencari pilihan yang paling populer. Yang lebih penting adalah memahami apa yang akan dipelajari dan apakah bidang tersebut sesuai dengan minat kamu.
Bisnis Digital bisa menjadi pilihan bagi kamu yang tertarik dengan bisnis sekaligus teknologi. Materinya cukup luas sehingga kamu bisa mengeksplorasi berbagai bidang selama kuliah.
Sebelum membuat keputusan, cek kembali tujuh hal tadi. Pahami materinya, lihat minat kamu, kenali pilihan karier, cari pengalaman, dan jangan lupa mencari informasi mengenai kampus yang ingin dipilih.
Dengan begitu, keputusan kuliah bisa dibuat dengan lebih tenang karena kamu sudah punya gambaran mengenai apa yang akan dipelajari dan ke mana kemampuan tersebut bisa dikembangkan.