rajabacklink
Perhatikan 9 Hal Ini Jika Ingin Miliki Rumah Sehat

Perhatikan 9 Hal Ini Jika Ingin Miliki Rumah Sehat

23 Mei 2020
450x

Hunian sehat tidak mesti besar, namun mempunyai berbagai kriteria yang mampu penuhi keperluan fisiologis dan psikologis. Tidak hanya itu, mampu mengurangi kemungkinan timbulnya musibah dan penyebaran penyakit.

Supaya penunggu hunian jadi sehat, ada berbagai hal yang butuh dicermati:

Air Bersih

Keperluan air bersih sedikitnya 60 liter setiap hari setiap orang, baik buat minum, mandi, mencuci, dan lain-lain. Anda bisa membuat sumur pompa ataupun berlangganan air bersih pada PAM (Perusahaan Air Minum) buat penuhi keperluan air penunggu hunian.

Ventilasi Udara

Ventilasi udara di hunian mesti cukup, supaya udara mampu bersirkulasi dan jadi segar. Ventilasi udara menjadikan kandungan oksigen di dalam hunian tetap terpelihara sekalian mempertahankan kelembapan hunian.

Buat ventilasi udara dengan jendela ataupun lubang angin. Sistem ventilasi silang (cross ventilation) menjadikan penghawaan udara dalam hunian optimal.

Apabila tidak mengizinkan, pemakaian exhaust fan pun bisa menolong peredaran udara di dalam hunian. Namun, sebisa-bisanya jangan memakai kipas angin, sebab dapat menimbulkan paru-paru flek.

Satu hal terutama, tidak ada teknologi manusia yang mampu memproduksi oksigen! Jadi, menanam tanaman di teras ataupun di dalam hunian amat baik.

Pencahayaan

Hunian sehat mesti cukup memperoleh pencahayaan alami. Apabila kekurangan sinar matahari, hunian jadi lembap, tidak menyenangkan, dan bibit penyakit gampang beranak pinak.

Sinar alami dapat diperoleh melalui jendela, skylight, ataupun genteng kaca. Namun pencahayaan yang berlebihan mampu menjadikan mata sakit dan ruangan jadi gerah.

Atap

Genteng tanah liat sangat tepat buat hunian di wilayah tropis, sebab sanggup meresap panas matahari. Jauhi pengunaan atap seng ataupun asbes, sebab mampu menimbulkan ruangan jadi panas.

Simak juga bentuk atap. Jangan terlampau terjal ataupun terlampau landai. Atap yang terlampau terjal rawan genteng longsor, sedangkan atap yang terlampau landai rawan bocor.

Langit-langit

Langit-langit ataupun plafon dapat menolong meredam panas yang masuk ke dalam hunian. Tetapi jangan terlampau pendek, sebab mampu menimbulkan ruangan gerah.

Apabila tidak memungkinkan, Anda bisa memasang lembaran aluminium foil di bawah genteng yang berperan meredam panas matahari.

Lantai

Lantai hunian mesti kedap air, dapat berbentuk keramik, kayu, semen, atau ubin. Lantai berdebu ataupun becek, tidak hanya tak menyenangkan pula dapat jadi sarang penyakit.

Sampah dan Limbah

Rumah tinggal memproduksi limbah kamar mandi, dapur, dan sampah setiap hari. Hunian sehat mesti mempunyai septic tank dan pengeluaran limbah air yang tak mencemari tanah dan air tanah. Tempatkan septic tank sejauh-jauhnya dari sumber air minum seperti sumur atau pompa air.

Bangun tempat pembuangan sampah tertutup supaya tak mencemari lingkungan. Anda juga bisa memisahkan sampah organik dan anorganik.

Polusi

Polusi sangat banyak dihasilkan dari asap dapur. Untuk itu, dapur seyogianya mempunyai lubang ventilasi ataupun penyedot asap (cooker hood) supaya asap tak mencemari ruangan lain.

Pencemaran

Jauhi pemakaian cat dan pipa air yang memiliki kandungan timbal ataupun beberapa bahan membahayakan lain, yang memiliki potensi mengganggu sistem pernafasan dan kesehatan penunggu hunian.

Baca Juga:
3 Langkah Tepat Merawat Kulit Wajah Berminyak

3 Langkah Tepat Merawat Kulit Wajah Berminyak

Kecantikan

25 Okt 2018 | 1031

Kegunaan Tomat Bagi Kecantikan Kulit

Kegunaan Tomat Bagi Kecantikan Kulit

Kecantikan

11 Agu 2020 | 324

Tips Memilih Busana Muslimah Sesuai Syar’i

Tips Memilih Busana Muslimah Sesuai Syar’i

Fashion

12 Sep 2018 | 1847

Cara Reset Xiaomi Semua Tipe

Cara Reset Xiaomi Semua Tipe

Gadget

9 Apr 2019 | 861

Tips Membuat CV Lamaran Kerja yang Kreatif dan Menarik

Tips Membuat CV Lamaran Kerja yang Kreatif dan Menarik

Tips

4 Mei 2020 | 790

Resep Membuat Risoles Enak buat Cemilan

Resep Membuat Risoles Enak buat Cemilan

Kuliner

27 Feb 2020 | 498