rajabacklink
Tips Pola Makan Sehat Menjelang Ramadan Ketika Pandemi

Tips Pola Makan Sehat Menjelang Ramadan Ketika Pandemi

20 Apr 2020
1861x

Umat muslim bersiap menyongsong tibanya Ramadan pada Kamis, 23 April 2020. Bulan suci Ramadan tahun ini berlainan dari sebelumnya sebab kita dihimbau bekerja, beribadah, dan belajar di rumah guna mencegah penyebaran virus corona baru ataupun COVID-19. Keadaan di rumah saja itu dapat menimbulkan pola konsumsi Anda berbeda. Apa kaitannya?

Alasannya beberapa dari kita lebih kerap mencicipi resep baru atau beli makanan kecil melalui layanan online ataupun daring. Ada bagusnya kita menyelaraskan pola konsumsi menjelang Ramadan supaya mulus dan sehat melaksanakan ibadah puasa.

Ketika sahur butuh makanan dengan gizi seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, mineral, dan lemak. Tidak hanya itu, jenis karbohidrat yang kompleks pun dianjurkan supaya bisa kenyang lebih lama. Misalnya, nasi merah, kentang, dan roti gandum.

Ya, buat buka puasa boleh langsung mengisi tenaga fisik supaya dapat terganti segera, tetapi konsumsi manis pastinya jangan melampaui batas. Umpamanya konsumsi kurma 2-3 butir, sirup buah ataupun kolak pisang.

Mulai sekarang, penuhi protein setiap hari menjelang Ramadan. Tidak hanya untuk menambah sistem kekebalan ataupun daya tahan fisik di tengah pandemi corona, baik juga guna mempertahankan masa otot. Mengkonsumsi telur dan minum susu yang memiliki kandungan omega 3 asam lemak esensial baik buat fisik.

Perhatikan juga jenis santapan yang seyogianya dihindari menjelang Ramadan. Disarankan mengurangi makanan yang memicu asam lambung, misalnya asam pedas, bumbu yang tajam sampai sayuran seperti kol yang menimbulkan lambung bergas. Hal itu baik buat kelancaran dan kemampuan berpuasa dari Subuh sampai Maghrib.

Ada baiknya jauhi buah-buahan yang dikeringkan ataupun buah yang diolah  manisan maupun asinan lantaran dapat memicu asam lambung, termasuk menjauhi minuman khusus seperti soda dan alkohol.

Demikian juga untuk mengkonsumsi kafein mulai dibatasi mendekati dan ketika berpuasa. Mengkonsumsi kopi pada waktu berbuka puasa dan sahur. Lantaran kopi sifatnya deuretik, yaitu mengakibatkan buang air kecil lebih banyak dan tubuh dapat kehabisan cairan.

Ayo kita sambut Ramadan dengan tetap mematuhi ajakan Pemerintah di tengah pandemi corona. Mudah-mudahan kita sehat selamanya.

Berita Terkait
Baca Juga:
Peran Penting Penerjemah Tersumpah di Bidang Bisnis dan Hukum

Peran Penting Penerjemah Tersumpah di Bidang Bisnis dan Hukum

Bisnis

17 Okt 2020 | 2691

Media Sosial

Menganalisis Tren Media Sosial untuk Memperkuat Strategi Branding

Bisnis

4 Maret 2025 | 558

Strategi Email Marketing untuk Mengoptimalkan Ide Bisnis Online Kreatif

Strategi Email Marketing untuk Mengoptimalkan Ide Bisnis Online Kreatif

Tips

27 Jan 2026 | 80

Keamanan dan Privasi Digital: Meningkatkan Kesadaran Mahasiswa Terhadap Risiko dan Tindakan Pencegahan

Keamanan dan Privasi Digital: Meningkatkan Kesadaran Mahasiswa Terhadap Risiko dan Tindakan Pencegahan

Pendidikan

4 Jan 2024 | 885

Strategi Pengalaman Pelanggan Digital untuk Meningkatkan Loyalitas dan Retensi

Strategi Pengalaman Pelanggan Digital untuk Meningkatkan Loyalitas dan Retensi

Tips

16 Jan 2026 | 78

mahasiswa institut teknologi bandung

Prediksi Passing Grade ITB 2026, Seberapa Siap Kamu Hadapi UTBK?

Pendidikan

17 Apr 2025 | 449