RajaKomen
Kiat Hemat Pengeluaran Ketika Potong Pendapatan (Gaji) di Masa Pandemi

Kiat Hemat Pengeluaran Ketika Potong Pendapatan (Gaji) di Masa Pandemi

17 Mei 2020
2394x

Beberapa waktu yang lalu curahan hati seorang karyawan dengan pendapatan 20 juta setiap bulan menjadi pembicaraan di media sosial. Ia menggerutu pengeluarannya nyaris menelan habis seluruh pendapatan saat pemasukan dipotong setengah sepanjang pandemi.

Dengan tanggungan cicilan mobil dan kpr rumah, warganet itu memohon dukungan sosial dari pemerintah sebab sisa uang yang tertinggal cuma rp 500 ribu setiap bulan.

Pemotongan pendapatan sampai hilangnya mata pencarian dirasakan sebagian orang sepanjang pandemi covid-19. Nah, bagaimana cara menghadapinya apabila anda merasakan nasib sama?

Berikut ini kiat hemat pengeluaran ketika potong pendapatan (gaji) di masa pandemi.

Kurangi seluruh pengeluaran. Tulislah seluruh pemasukan, harta dan pengeluaran tiap-tiap hari dengan cara merinci. Lalu, nilailah mana yang dapat dikurangi ataupun dibuang sama sekali. Pemasukan yang berkurang mesti diikuti dengan pengeluaran yang dikurangi dan gaya hidup yang lebih simpel.

Tidak butuh membeli makanan melalui layanan pesan antar yang cenderung lebih mahal dibanding masak sendiri. Anda dapat menghapus aplikasi belanja online apabila termasuk orang yang gampang terpengaruh dengan iklan-iklan yang timbul di ponsel.

Bila mempunyai 2 pengasuh anak, kurangilah pengeluaran dengan mengupah satu orang.

Apabila biaya sekolah anak merepotkan, cari jalan tengah dengan cara melakukan negosiasi dengan pihak sekolah supaya pembayaran dapat dicicil, umpamanya, ataupun pindahkan anak ke sekolah yang biayanya lebih terjangkau.

Pastikan buat mengkomunikasikan pengubahan ini secara baik kepada anak supaya buah hati dapat menerimanya dengan cara positif.

Untuk KPR, butuh restrukturisasi, demikian juga dengan kartu kredit.

Simpanan logam mulia dan dana darurat dapat digunakan buat membiayai keperluan hidup. Pikirkan buat menjual beberapa barang yang dapat dikurangi. Apabila mempunyai 2 buah TV, Anda dapat menjual salah satunya. Ataupun bila mempunyai 2 macam kendaraan, salah satu dapat dijual guna meningkatkan dana biaya hidup.

Sepanjang pandemi tidak dapat ke mana-mana, jika memang perlu sekali dapat melepas kendaraan.

Apabila merasa berat sebab mengira biaya buat naik taksi bakal lebih mahal dibanding naik kendaraan sendiri, penting diingat kalau saat pandemi mobilitas amat sempit sehingga moda angkutan tidak banyak digunakan.

Apabila terpaksa mesti berutang, carilah sumber yang tak menjalankan bunga, umpamanya meminjam dari saudara ataupun orang tua.

Tetapi pinjamnya jangan kelamaan, paling tidak 3 bulan sampai dapat mengurangi pengeluaran.

Yang tidak kalah perlu ialah mencari pendapatan lain guna membiayai keperluan hidup. Anda bisa mencari usaha kecil-kecilan yang dapat bertahan sepanjang pandemi covid-19 buat menolong dapur terus mengepul.

Berita Terkait
Baca Juga:
Apa Perbedaan Akad Murabahah dan Mudharabah dalam Bisnis Syariah?

Apa Perbedaan Akad Murabahah dan Mudharabah dalam Bisnis Syariah?

Pendidikan

1 Nov 2026 | 24

Google

Simulasi Tryout TNI Pengetahuan Umum ala Ujian Asli TNI AD

Pendidikan

6 Mei 2025 | 403

Strategi Distribusi Konten Efektif untuk Meningkatkan Engagement Digital 2026

Strategi Distribusi Konten Efektif untuk Meningkatkan Engagement Digital 2026

Tips

25 Feb 2026 | 317

Pesantren Al Masoem

Full Day School: Sekolah Terbaik untuk Meningkatkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan

16 Mei 2024 | 816

PARI Kalbar Dukung Perkembangan Industri Radiologi Dalam Negeri

PARI Kalbar Dukung Perkembangan Industri Radiologi Dalam Negeri

Gaya Hidup

20 Okt 2024 | 997

Produk Madame Gie Kini Tersedia Di Toko SehatQ Dengan Harga Terbaik

Produk Madame Gie Kini Tersedia Di Toko SehatQ Dengan Harga Terbaik

Gaya Hidup

30 Agu 2021 | 1997