Tryout.id
Hamil Muda Ketika Puasa Ramadan, Intip Empat Tips Berikut

Hamil Muda Ketika Puasa Ramadan, Intip Empat Tips Berikut

21 Mei 2020
2114x

Beberapa ibu hamil di trimester pertama mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan. Sebetulnya, ibu hamil tidak diharuskan menjalankan puasa Ramadan bila merasa tak mampu ataupun cemas timbul sesuatu pada janin yang sedang dikandungnya.

Oleh sebab itu, ibu hamil disarankan terlebih dulu konsultasi ke dokter kandungan tentang keadaan pribadinya dan si janin, dan menanyakan apakah anda boleh melakukan puasa ataukah tidak.

Bila anda salah satu yang sedang hamil muda dan aman buat melakukan puasa, intip 4 panduan berikut guna memelihara kesehatan anda dan janin dalam kandungan.

1. Memperbanyak konsumsi cairan

Penting diingat kalau sepanjang hamil keperluan cairan tubuh ibu hamil bakal kian bertambah setiap hari. Alhasil, bila kepingin melakukan ibadah puasa waktu hamil muda, pastikanlah anda banyak minum air ketika sahur dan saat buka puasa.

Ibu hamil butuh minum air putih paling tidak 2 liter atau 8 gelas setiap hari. Anda pun dapat menambah konsumsi cairan lewat sayur-mayur, buah-buahan, sup, dan masakan berkuah yang lain. Jauhi mengkonsumsi santapan asin ketika sahur sebab bisa mengakibatkan anda jadi haus terus-terusan.

Jauhi pula minum-minuman berkafein, seperti teh, kopi, cokelat, dan minuman bersoda sebab jenis minuman itu mampu menekan lebih banyak cairan lenyap dari badan dan mampu menyulut timbulnya sakit kepala.

Salah sebuah panduan aman menjalankan puasa ketika hamil muda ini perlu supaya Anda bebas dari dehidrasi ketika puasa.

2. Mengkonsumsi asupan bergizi

Mengonsumsi asupan bergizi lewat konsumsi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral pun jadi panduan aman menjalankan puasa ketika hamil muda selanjutnya. Jadi, pastikan anda mengkonsumsi sayur-mayur dan buah-buahan tiap-tiap harinya ketika sahur dan berbuka puasa.

Disamping itu, konsumsilah santapan yang memiliki kandungan asam folat, zat besi, dan kalsium, yang bisa didapatkan dari sayur-mayur hijau, daging, telur, dan susu. Zat-zat gizi itu perlu guna dicukupi di saat awal kehamilan.

3. Cukup tidur dan jangan stress

Pengubahan kebiasaan, kekurangan konsumsi minuman dan makanan, dan perbedaan jam buat makan dan minum dapat saja menimbulkan ibu hamil jadi stress. Karena itu, anda mesti mengontrol saat tidur dengan baik supaya tidak mengakibatkan stress dan merusak keadaan kesehatan.

4. Perhatikan berat badan

Perhatikan berat badan sebelum dan ketika tengah menjalankan puasa. Ketika umur trimester pertama kehamilan, anda dianjurkan bisa menambah berat badan 1-3 kg.

Bila timbul pengurangan berat badan maka kemungkinan besar bisa menaikkan resiko pada janin. Alhasil, pertahankan berat tubuh anda dan laksanakan konsultasi dengan dokter kandungan menurut jadwal.

Baca Juga:
Cara Nyaman untuk Berhenti Menyukai Pria yang Tak Bisa Dimiliki

Cara Nyaman untuk Berhenti Menyukai Pria yang Tak Bisa Dimiliki

Gaya Hidup

14 Maret 2023 | 1036

Peran Teknologi dalam Mendukung Kesuksesan Siswa SMA Islam Al Ma'soem Bandung di PTN

Peran Teknologi dalam Mendukung Kesuksesan Siswa SMA Islam Al Ma'soem Bandung di PTN

Pendidikan

4 Jul 2024 | 690

Reputasi Bisnis

Peran Evaluasi Reputasi Online dalam Menjamin Kelangsungan Bisnis

Bisnis

28 Apr 2025 | 393

Optimasi SEO

Kunci Sukses Mendominasi Hasil Pencarian Google dengan SEO

Tips

10 Mei 2025 | 302

taruna POLRI

IPDN vs POLRI 2026: Mana yang Cocok untuk Kamu?

Pendidikan

16 Apr 2025 | 592

Resep Sayur Kol Ungu yang Bergizi dan Praktis

Resep Sayur Kol Ungu yang Bergizi dan Praktis

Kuliner

24 Apr 2020 | 2065