RajaKomen
Hamil Muda Ketika Puasa Ramadan, Intip Empat Tips Berikut

Hamil Muda Ketika Puasa Ramadan, Intip Empat Tips Berikut

21 Mei 2020
2074x

Beberapa ibu hamil di trimester pertama mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan. Sebetulnya, ibu hamil tidak diharuskan menjalankan puasa Ramadan bila merasa tak mampu ataupun cemas timbul sesuatu pada janin yang sedang dikandungnya.

Oleh sebab itu, ibu hamil disarankan terlebih dulu konsultasi ke dokter kandungan tentang keadaan pribadinya dan si janin, dan menanyakan apakah anda boleh melakukan puasa ataukah tidak.

Bila anda salah satu yang sedang hamil muda dan aman buat melakukan puasa, intip 4 panduan berikut guna memelihara kesehatan anda dan janin dalam kandungan.

1. Memperbanyak konsumsi cairan

Penting diingat kalau sepanjang hamil keperluan cairan tubuh ibu hamil bakal kian bertambah setiap hari. Alhasil, bila kepingin melakukan ibadah puasa waktu hamil muda, pastikanlah anda banyak minum air ketika sahur dan saat buka puasa.

Ibu hamil butuh minum air putih paling tidak 2 liter atau 8 gelas setiap hari. Anda pun dapat menambah konsumsi cairan lewat sayur-mayur, buah-buahan, sup, dan masakan berkuah yang lain. Jauhi mengkonsumsi santapan asin ketika sahur sebab bisa mengakibatkan anda jadi haus terus-terusan.

Jauhi pula minum-minuman berkafein, seperti teh, kopi, cokelat, dan minuman bersoda sebab jenis minuman itu mampu menekan lebih banyak cairan lenyap dari badan dan mampu menyulut timbulnya sakit kepala.

Salah sebuah panduan aman menjalankan puasa ketika hamil muda ini perlu supaya Anda bebas dari dehidrasi ketika puasa.

2. Mengkonsumsi asupan bergizi

Mengonsumsi asupan bergizi lewat konsumsi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral pun jadi panduan aman menjalankan puasa ketika hamil muda selanjutnya. Jadi, pastikan anda mengkonsumsi sayur-mayur dan buah-buahan tiap-tiap harinya ketika sahur dan berbuka puasa.

Disamping itu, konsumsilah santapan yang memiliki kandungan asam folat, zat besi, dan kalsium, yang bisa didapatkan dari sayur-mayur hijau, daging, telur, dan susu. Zat-zat gizi itu perlu guna dicukupi di saat awal kehamilan.

3. Cukup tidur dan jangan stress

Pengubahan kebiasaan, kekurangan konsumsi minuman dan makanan, dan perbedaan jam buat makan dan minum dapat saja menimbulkan ibu hamil jadi stress. Karena itu, anda mesti mengontrol saat tidur dengan baik supaya tidak mengakibatkan stress dan merusak keadaan kesehatan.

4. Perhatikan berat badan

Perhatikan berat badan sebelum dan ketika tengah menjalankan puasa. Ketika umur trimester pertama kehamilan, anda dianjurkan bisa menambah berat badan 1-3 kg.

Bila timbul pengurangan berat badan maka kemungkinan besar bisa menaikkan resiko pada janin. Alhasil, pertahankan berat tubuh anda dan laksanakan konsultasi dengan dokter kandungan menurut jadwal.

Baca Juga:
Profil Haeny Relawati Rini Widyastuti

Profil Menarik Anna Mu’awanah: Kekuatan di Daerah Pemilihan Jawa Timur IX

Politik

6 Jun 2025 | 256

casn

Simulasi SKD CASN 2026: Ini Materi dan Soal yang Diprediksi Muncul!

Pendidikan

15 Apr 2025 | 251

https://masoemuniversity.ac.id

Ingin Kuliah Sambil Kerja di Bandung? Kelas Karyawan Ma'soem University Pilihan Terbaik

Pendidikan

22 Okt 2024 | 503

pesantren modern di bandung

Kreativitas dalam Pembelajaran: Mendorong Inovasi di Kelas

Pendidikan

5 Mei 2025 | 367

Jenderal Dudung Abdurachman, Pemimpin Tegas Dengan Hati Nurani

Jenderal Dudung Abdurachman, Pemimpin Tegas Dengan Hati Nurani

Politik

15 Agu 2025 | 254

Inilah Alasannya Dokter Tidak Menganjurkan Minum Kopi dan Teh Ketika Sahur

Inilah Alasannya Dokter Tidak Menganjurkan Minum Kopi dan Teh Ketika Sahur

Gaya Hidup

25 Apr 2020 | 1783